Jumat, 25 Maret 2011

Saldo Utang Usaha

Nama : Yohanes A.B klau
Stambuk : 0813077
Akuntansi/A_______ATMA JAYA MAKASSAR
Rbb Pengauditan II__bab 16 buku 2


PENGUJIAN SUBSTANTIF TERHADAP SALDO UTANG USAHA
Perbedaab karakteristik utang lancar dengan karateristik aktiva lancar :
1. Dalam menyajikan aktiva lancar klien berkecenderungan umum untuk menyajikan aktiva tersebut lebih tinggi dari jumlah yang senyatanya.
2. Dalam memnyajikan aktiva lancar klien menghadapi masalah penilain unsur-unsur aktiva lancar per tanggal neraca.

Tujuan audit terhadap utang usaha :
1. Memperoleh keyakinan tentang keandalan catatan akuntansi yang bersangkutan dengan utang usaha.
2. Membuktikan keberadaan utnag usaha dan keterjadian trnasaksi yang berkaitan dengan utang usaha yang dicantumkan di neraca.
3. Membuktikan kewajiban klien yang dicantumkian di neraca.
4. Membuktikan kewajaran penyajian dan pengungkapan utang usaha di neraca.
5. Membuktikan kelengkapan transaksi yang dicatat dalam catatan akuntansi dan kelengkapan saldo utang usaha yang disajikan di neraca.
Prosedur audit dilaksanakan dalam 5 tahap :
1. Prosedur audit awal
2. Prosedur analitik
3. Pengujian terhadap transaksi rinci
4. Pengujian terhadap saldo akun rinci
5. Verifikasiterhadap penyajian dan poenungkapan






Prosedur audit awal :
1. usut saldo utang usaha yang tercantum di neraca ke saldo utang usaha yang bersangkutan di dalam buku besar.
2. Hitung kembali saldo akun utang usaha di buku besar
3. Usut saldo utang usaha ke kertas kerja tahun y7ang lalu
4. Lakukan review terhadap mutasi luar biasa dalam jumlah dan sumber posting dalam akun aktiva tetap dan akumulasi depresiasinya.
5. Usut posting pendebitan dan pengkreditan akun utang usaha ke jurnal yang bersangkutan
6. Lakukan rekonsiliasi buku pembantu utang usaha dengan akun utang kantor utang usaha di buku besar.
Prosedur analitik
Pengujian analitik dimaksudkan untuk membantu auditor dalam memahami bisnis klien dan dalam menemukan bidang yang memerlukan audit lebih intensif. Untuk itu auditor melakuakn perhitungan berbagai ratio untuk membandingkan harapan auditor. Pembandingan ini membantu auditor untuk mengungkapkan :
1. Peristiwa atau tarnsaksi yang tidak biasa.
2. Perubahan akuntansi
3. Perubahan usaha
4. Fluktuasi acak
5. Salah saji
Pengujian terhadap transaksi rinci:
1. Lakukan konfirmasi utang usaha
2. Periksa dokumen yang mendukung transaksi pembayaran utang usaha setelah tanggal neraca.
3. Lakukan rekonsiliasi utang usaha yang tidak di konfirmasi ke penyatuan piutang bulanan yang diterima oleh klien dari kreditor.
Verifikasi penyajian dan pengungkapan :
1. Periksa klasifikasi utang usaha di neraca.
2. Periksa pengungkapan yang bersangkutan dengan utang non-usha.
3. Periksa pengungkapan ynag bersangkutan dengan utang usaha.
4. Mintalah informasi dari klien untuk menemukan komitmen yang belum diungkapkan dan utang bersyarat dan periksa penjelasan yang bersangkuatn dengan utang tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar